Lestarikan Budaya Luhur, Doa Bersama Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H di Batumarta

  • Whatsapp
Antusiasme Warga dan Undangan yang Hadir dalam Acara Doa Bersama di Dusun Wnarata

Batumartaupdate.com – Peringatan Tahun baru Islam merupakan salah satu Budaya lokal yang menyimpan banyak makna tersirat dan merupakan sebuah perwujudan simbol-simbol ajaran Agama, namun kehadirannya kini mulai tergeser seiring dengan pesatnya kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Modern, bak buah simalakama teknologi semakin mengikis tenggang rasa dan kepekaan sosial para generasi muda yang seyogianya menjadi harapan penerus Bangsa.

Salah satu budaya luhur yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia adalah rasa Syukur dan Sabar, Inilah pesan yang ingin dihadirkan oleh segenap Panitia Doa Bersama dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H di Dusun Wanarata, Desa Batu Raden Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten OKU.

Read More

Dipunggawai oleh H. Suradi selaku Kepala Dusun Wanarata Desa Batu Raden, bersama segenap warga sekitar telah mempersiapkan lokasi acara ini sejak hari Sabtu, (29/08/2020).

Dengan cara gotong royong, lokasi tempat dimana akan diadakannya acara Doa Bersama Peringatan Tahun Baru Islam ini dinyatakan siap untuk digunakan, bertempat di tengah jalan pemukiman Dusun tidak mengurangi rasa nyaman bagi warga bahkan menambah kesan keharmonisan dan kerukunan setiap warganya.

Group Hadroh Nurul Amin
Group Hadroh Nurul Amin, Dusun Wanarata Desa Batu Raden

Lantunan Sholawat merdu oleh Group Hadroh Nurul Amin yang di punggawai oleh Andre Yunianto menambah hikmat dan antusiasme seluruh warga yang hadir, karena berharap Syafaat dari Nabi Muhammad SAW.

Acara seperti ini ternyata telah berlangsung setiap tahun tepat di tanggal 14 bulan Muharram atau biasa disebut bulan Suro, sebagai sarana pelestarian budaya dan wujud syukur seluruh warga yang telah tinggal di Dusun Wanarata sejak tahun 1978 silam.

Pelaksanaan yang terkesan terjadwal bukan tanpa sejarah, hal ini erat kaitannya dengan tenggang rasa kepada sesama.

“Acara ini kami laksanakan tiap tanggal 14 bulan Suro, karena kalau bertepatan dengan tanggal 10 sampai 13 takut mengganggu Ibadah Puasa sebagian Warga yang melaksanakannya, dan itu telah menjadi kebijakan dari para leluhur kami disini”, kata H. Suradi kepada Batumarta Update, Rabu (2/9/2020).

Acara yang terlaksana dengan hikmat pada Hari ini (2/9/2020), dihadiri oleh segenap jajaran pemerintahan Desa Batu Raden, BPD, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala dusun tetangga dan seluruh warga Dusun Wanarata.

Jama'ah Doa Bersama Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H di Dusun Wanarata Desa Batu Raden
Jama’ah Doa Bersama Peringatan Tahun Baru Islam 1442 H di Dusun Wanarata Desa Batu Raden

Dalam kata pengantarnya, Hafiz Muslim selaku pembawa acara telah menyampaikan maksud dan tujuan terlaksananya acara ini, agar kita semua bisa meningkatkan rasa Syukur kepada Allah dengan cara sedekah dan Bersabar atas setiap cobaan yang saat ini terjadi, terutama adanya pandemi Covid-19 yang mewabah di berbagai wilayah di Indonesia.

“Maksud dilaksanakan acara ini adalah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1442 H, sekaligus Doa Bersama dan sedekah sebagai wujud syukur kita, agar kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT”, kata Hafiz Muslim, Rabu (2/9/2020).

Sambutan H. Suradi (Kepala Dusun Wanarata)
Sambutan H. Suradi (Kepala Dusun Wanarata)

Dalam sambutannya H. Suradi mengucapkan terima kasih kepada semua warga yang hadir dalam acara ini, dan menghaturkan maaf yang sedalam-dalamnya atas penempatan dan penyambutan yang kurang berkenan, sekaligus menyampaikan harapan agar acara ini terus dilaksanakan sebagai wujud pelestarian budaya bangsa.

“Terimakasih semua warga yang hadir dan tamu undangan, intinya doa bersama tiap tahun, wujud syukur kepada Allah. Saya juga mohon maaf apabila kinerja yang telah kami lakukan baik dalam lingkungan, dalam pemerintahan, dalam bersosial ada yang kurang berkenan dan keliru.
Mudah-mudahanan kita terhindar dari corona, diberi kesehatan, rejeki yang halal untuk ibadah kepada Allah SWT”, ucap H. Suradi dalam kata sambutannya.

Iswanto selaku BPD Desa Batu Raden menyampaikan bahwa acara seperti ini perlu dilestarikan, karena acara ini wujud pelestarian budaya luhur.

Warga, Iswanto (BPD), H. Suradi (Kepala Dusun Wanarata)
Warga, Iswanto (BPD), H. Suradi (Kepala Dusun Wanarata)

“Ini perlu dilestarikan, karena budaya ini luhur, banyak manfaat, salah satunya sedekah”, kata Iswanto kepada Batumarta Update, Rabu (2/9/2020).

Acara ditutup dengan Do’a oleh Ustadz Kuatman, dilanjutkan dengan acara khas yang tidak akan terlewatkan, merupakan salah satu acara yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh warga karena kemeriahan dan kerukunannya, yaitu acara makan bersama seluruh warga dilokasi tersebut.

Makan Bersama seluruh Warga yang Hadir setelah acara Do'a Bersama dilaksanakan
Makan Bersama seluruh Warga yang Hadir setelah acara Do’a Bersama dilaksanakan

Kegiatan ini tentunya layak dan patut dijadikan contoh untuk wilayah lain, karena kental akan budaya yang bisa meningkatkan rasa kerukunan antar warga serta sebagai simbol persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

(F-Wtk)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *