Potensiometri, Karya Ilmiah Remaja SMA Negeri 02 OKU

  • Whatsapp
Hasil pengukuran berupa harga potensional elektroda

Batumartaupdate.com – Karya Ilmiah Remaja di SMA Negeri 02 OKU salah satunya mempelajari tentang Potensiometri yang merupakan metode analisis berdasarkan pengukuran beda potensial sel dari suatu sel elektrokimia (elektroda) untuk mengetahui konsentrasi dari suatu larutan.

Alat yang digunakan untuk melakukan percobaan ini adalah potensiometri atau pH meter dengan elektroda kerja dan referensi yang tercelup dalam larutan yang diukur.

Hasil pengukuran berupa harga potensional elektroda yang dapat dibuat kurva hubungan antara potensial (E) dan volume pereaksinya.

SMA Negeri 02 OKU, saat ini di Pimpin oleh Agus Sudiana, SPd.,MM, merupakan sekolah favorit yang mempelajari tentang metode tersebut dan menjadikan salah satu topik pelajaran yang diminati oleh para siswa.

Karya Ilmiah Remaja (KIR) merupakan kegiatan ekstrakulikuler dimana siswa megembangkan kemampuan menulis Karya Ilmiah sehingga dapat mengembangkan sikap ilmiah.

Hal ini didasari oleh Keputusan Dirjen Dikdasmen No 253/KEP.D/KR/2017/ yang berisi Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Kurikulum 2013 tahun 2017 yang mengacu pada Pendekatan Scientific, dimana implementasi kurikulum 2013 diwujudkan pada kegiatan belajar mengajar ekstrakulikuler Karya Ilmial Remaja (KIR) dan gerakan literasi sekolah (Pungky dkk, 2017).

Dengan adanya ekstrakulikuler KIR memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan sifat ilmiah siswa. Disamping itu, ekstrakulikuler KIR di sekolah membuat siswa dapat menerapkan lebih lanjut kompetensi yang sudah didapat.

Karya Ilmiah Remaja (KIR) ini diharapkan mampu menumbuhkan etos ilmiah, sehingga siswa mampu menjadi penghasil pemikiran dan karya tulis sederhana dalam bidang ilmu pengetahuan.

Pada lomba karya tulis ilmiah yang diadakan oleh LIPI ada beberapa kategori yaitu ilmu pengetahuan hayati, ilmu pengetahuan kebumian, ilmu pengetahuan sosial dan kemanusiaan, ilmu pengetahuan teknik.

Pada topik ilmu pengetahuan kebumian tema kualitas air, baik air limbah maupun air minum banyak diminati siswa, karena air merupakan salah satu kebutuhan vital bagi manusia.

Air dikatakan tercemar jika kualitas air tidak memenuhi standar, kualitas air minum dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, sehingga air yang diminum harus sesuai standar kualitas air minum.

Persyaratan kualitas air minum tertuang dalam PP Menteri Kesehatan no 492 tahun 2010, diantara banyak parameter yang diuji terdapat parameter kimiawi yaitu logam berat (Fe, Zn, dan Cu). Di laboratorium sekolah, alat yang dapat digunakan untuk mengukur kadar logam berat (Fe, Zn, dan Cu) sangat terbatas.

Pada umumnya pengukuran kadar logam menggunakan Spektofotometer Serapan Atom (SSA) dan spektrofotometer UV, alat ini memiliki ketelitian yang tinggi, tetapi memerlukan biaya yang relatif mahal.

Ketiadaan alat tersebut di laboratorium sekolah sehingga tidak memungkinkan bagi siswa untuk menggunakannya, untuk itulah perlu dikembangkan suatu metoda pengukuran lain untuk mengatasi kekurangan tersebut menggunakan metode potensiometri.

Potensiometri, Peralatan yang digunakan dalam Karya Ilmiah Remaja SMA Negeri 02 OKU
Potensiometri, Peralatan yang digunakan dalam Karya Ilmiah Remaja SMA Negeri 02 OKU

Menggunakan alat tersebut, pengukuran sel elektrokimia dengan cara celupkan komponen elektroda yang terdiri dari dua elektroda (katoda dan anoda) kedalam larutan elektrolit.

Kedua larutan elektrolit dihubungkan dengan jembatan garam yang berfungsi mengalirkan elektron dari anoda ke katoda. Selanjutnya, kedua elektroda dihubungkan dengan alat voltmeter berfungsi mengukur potensial sel.

Dalam proses ini terjadi kesetimbangan elektrokimia pada elektroda indikator yang digunakan pada arus nol sehingga dapat dilakukan perhitungan dengan menggunakan persamaan Nerst (Chang, 2004).

Menurut IUPAC metode pengukuran potensiometri merupakan metode pengukuran dimana potensial sel berhubungan dengan konsentrasi atau aktivitas dari zat yang merupakan komposisi dari zat cair (larutan) dalam rangkaian sel yang digunakan (IUPAC, 2014).

Metode pengukuran potensimetri dapat dilakukan dengan menggunakan sel konsentrasi dan sel pembanding (reference), sel konsentrasi merupakan pengukuran potensial sel menggunakan dua buah larutan yang sama tetapi beda konsentrasi.

Larutan yang lebih pekat berfungsi sebagai katoda dan larutan yang lebih encer berfungsi sebagai anoda sehingga terjadi aliran elektron dari larutan encer menuju larutan pekat sampai kesetimbangan tercapai (Silberberg, 2014).

Pada kesetimbangan berdasarkan asas Le Chatelier, peningkatan konsentrasi larutan terjadi peningkatan reduksi sehingga reduksi akan terjadi pada larutan yang lebih pekat (katoda) dan oksidasi terjadi pada larutan yang lebih encer (anoda), elektron mengalir dari anoda ke katoda.

Potensial sel yang ditumbulkan akibat kegiatan ini diukur menggunakan voltmeter dan dihitung menggunakan persamaan Nerst.

Penulis : Rani Nawang Sari
Editor : F-Wtk

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *